Tanggal:June 23, 2021

PHP Basic #5: Tipe Data PHP

Sama halnya dengan bahasa pemrograman lainnya, bahasa pemrograman PHP juga memiliki konsep tipe data. Bahasa lebih simple dari tipe data adalah tipe dari isi variabel yang kita buat, untuk yang belum mengerti konsep variabel kamu bisa cek tutorial sebelumnya. PHP memiliki beberapa jenis tipe data, ada Integer yaitu tipe data yang berbentuk angka, dan String yang berbentuk tulisan atau kata. berikut ini adalah beberapa tipe data pada PHP.

Tipe data pada PHP:

  • String
  • Integer
  • Float
  • Boolean
  • Array
  • Object

Dari jenis tipe data PHP di atas semuanya sering di gunakan dalam membangun sebuah aplikasi dengan alasan tersebut kamu harus menguasai semua jenis tipe data pada pemrograman PHP. berikut akan di jelaskan pengertian dan cara penggunaan masing-masing tipe data PHP di atas satu persatu

Tipe Data String pada PHP

Tipe data string adalah tipe data yang berbentuk tulisan. dan untuk cara penulisan tipe data string di letakkan di tengah-tengah tanda petik atau di awali dengan tanda petik dan di akhiri dengan tanda petik juga. berikut ini adalah contoh penulisan tipe data String di PHP.

<?php
$coba_string = "Saya suka belajar php";
// variabel bernama coba di atas merupakan tipe data string karena berisi text/tulisan.
?>

Sebelumnya tanda // adalah sintaks komentar untuk memberikan komentar pada code kita dan tidak akan di tampilkan pada browser, fungsi sintaks komentar sangat penting ketika kita sudah memiliki kode yang panjang ataupun digunakan untuk menandai jika kamu kolaborasi dengan programmer lain, sintaks komentar akan sangat membantu.

Pada contoh tipe data string di atas misalkan terdapat sebuah variabel dengan nama coba_string yang berisi kalimat ” Saya suka belajar php”. maka variabel yang bernama coba_string tersebut merupakan variabel yang bertipe data string.

Tipe Data Integer pada PHP

Tipe data integer adalah tipe data yang berbentuk angka yang dengan syarat bilangan asli atau bilangan bulat. INGAT untuk penulisan tipe data Integer tidak perlu menambahkan tanda petik karena jika kamu tambahkan akan di baca sebagai string jika anda menambahkan tanda petik pada tipe data integer. berikut ini adalah contoh penulisan tipe data integer pada PHP

<?php
$coba_integer = 21;
//variabel di atas merupakan variabel yang bertipe data integer.
?>

Terdapat variabel yang bernama coba_integer yang berisikan angka. INGAT syarat dari tipe data integer adalah berisikan angka yang berbentuk bilangan bulat atau bilangan asli dan jangan diberikan petik ya. oleh sebab itu variabel di atas di sebut sebagai variabel yang bertipe data Integer. Bagaimana apabila kita ingin membuat variabel yang berisikan angka desimal, jawabanya adalah data tersebut disebut float.

Tipe Data Float pada PHP

Tipe data float adalah tipe data yang berisi bilangan desimal inilah bedanya dengan tipe data integer. cara penulisannya hampir sama dengan tipe data integer karena tidak memerlukan tanda petik di awal dan di akhir isi variabel float. berikut ini adalah contoh penulisan variabel yang bertipe data Float pada PHP.

<?php
$coba_float = 12.177;
//variabel di atas adalah variabel yang bertipe data float karena berisi
bilangan desimal.
?>

Tipe Data Boolean pada PHP

Tipe data boolean adalah tipe data yang hanya memiliki dua buah value atau isi. yaitu true dan false. atau 0 dan 1. true benilai 1 dan false bernilai 0. tipe data boolean sering di gunakan untuk memeriksa nilai kebenaran pada sebuah data yang akan dikaitkan dengan logika pemrograman yang akan kita pelajari lebih lanjut pada tutorial belajar PHP selanjutnya di edu.bigsourceproject.com. berikut ini adalah cara penulisan variabel yang bertipe data boolean.

<?php
$x = false;
$y = true;
//variabel di atas bertipe data boolean karena berisi nilai benar atau salah.
?>

Pada contoh di atas kita misalkan terdapat sebuah variabel x yang berisi nilai false/salah dan variabal y yang berisi nilai true/benar, seandainya kamu belum faham tipe data ini tidak apa karena akan dijelaskan pada materi tutorial berikutnya.

Tipe Data Array pada PHP

Array adalah sebuah tipe data yang menyimpan banyak isi di dalam sebuah variabel, kamu bisa masukan beberapa tipe data didalam tipe data ini. jika kita ibaratkan array seperti sebuahh tas yang di dalamnya bisa saja berisi pulpen, buku, penggaris dan lainnya. isi dari pada variabel array di tandai dengan masing-masing angka yang sudah di terapkan menurut urutannya yang disebut indeks array.. berikut adalah contoh penulisan variabel yang bertipe data array.

<?php
$anggota1 = array("Andi","Budi","Joni");
$anggota2 = ["Tono",21,"Dian"];

//variabel yang bernama anggota1 dan anggota2 di atas adalah variabel yang bertipe data array perbedaannya hanya pada penulisannya saja, keduanya sama saja kok, ingat untuk integer tidak perlu diawali dan diakhiri petik ya.
?>

Dapat di lihat pada contoh penulisan tipe data array di atas. untuk menggunakan tipe data array bisa menggunakan fungsi array() ataupun tanda “[ ]”. kemudian di isi dengan isi dan di pisahkan dengan tanda koma pada tiap-tiap isi variabel. Pada tipe data array kamu harus mengerti konsep indeks pada sebuah array, contoh pada variabel yang bernama anggota1 memiliki isi variabel Andi, Budi dan Joni dimana Andi merupakan indeks ke-1, Budi indeks ke-2 dan Joni Indeks ke-3, konsep indeks ini akan memudahkan kamu untuk memanggil atau menggambil isi data yang spesifik di dalam array. Untuk mendapatkan Andi kamu bisa lakukannya dengan menambahkan indeksnya.

<?php
$anggota1 = array("Andi","Budi","Joni");
echo $anggota1;
echo “<br/>”;
echo $anggota1[0];
// maka akan tampil pada layar browser seluruh array pada variabel anggota1 dan Andi sebagai anggota dari dari array variabel anggota1 dengan indeks 0.
?>

Dengan ini kamu tentu sudah tahu dong caranya untuk memanggil nama Budi dan juga Joni, Benar, kamu tinggal ganti saja indeksnya.

Share
Aslam Abdullah

Code Enthusiast

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!