Tanggal:January 23, 2021

PHP Basic #7 : Kondisi IF ELSE Pada PHP

Kondisi If Else bisa kamu ibaratkan dengan kondisi jika maka. fungsi if else sangat di butuhkan pada saat kamu ingin memeriksa sebuah kondisi. pada setiap logika terkadang kita memerlukan pengecekan suatu nilai yang jika terpenuhi untuk melakukan sesuatu dan jika pengecekan pertama tidak terpenuhi maka ada pengecekan kedua yaitu else.

Mungkin akan sedikit sulit jika di jelaskan. akan sangat membantu kamu untuk memahami logika kondisi if else ini menggunakan contoh. berikut adalah contoh dari kondisi if else PHP.

Mengenal Kondisi If-Else pada PHP

Kondisi If Else di perlukan untuk memeriksa suatu nilai untuk melakukan suatu aksi. berikut ini adalah format cara penulisan if else pada php.

<?php
if(kondisi){
//jika kondisi terpenuhi
}else{
//jika kondisi tidak terpenuhi
}
?>

dan berikut ini contoh sederhana dari penggunaan kondisi if else pada php. buat sebuah file php dengan nama belajar.php.

<?php
$teman = "Budi";
if($teman == "Budi"){
echo "dia adalah teman saya";
}else{
echo "dia bukan teman saya";
}
?>

Apakah kamu bisa menebak apa yang akan di tampilkan pada browser ?, yang ditampilkan adalah:

Jika kamu mendapatkan hasil yang berbeda, cek dulu besar kecil huruf yang kamu gunakan apakah sesuai atau tidak, INGAT pada string mengenal istilah case sensitive apabila diperiksa dengan double samadengan “==”, apabila single samadengan “=” maka perbedaan huruf besar dan kecil akan dihiraukan.

Untuk menambah pemahan kamu mengenai fungsi if else() coba kamu ganti nama Budi menjadi  “Tono”. dan kemudian dengan kondisi if else kita memeriksa variabel teman. Tentu kamu sudah tau dong apa yang akan tampil di browser kamu. Untuk memudahkan kamu dalam mengerti secara kalimat Suatu fungsi if else() akan memeriksa apakah variabel teman bernilai/berisi Budi, jika ya, maka tampilkan “dia adalah teman saya”, jika bukan, tampilkan “dia bukan teman saya”.

<?php
$teman = "Andi";
if($teman == "Budi"){
echo "dia adalah teman saya";
}else{
echo "dia bukan teman saya";
}
?>

Tentu karena kamu merubahnya menjadi Tono, maka kondisi tersebut tidak memenuhi (BUKAN) maka akan ditampilkan “dia bukan teman saya”.

Mengenal Kondisi If-Elseif-Else

Tentunya kamu bisa memiliki banyak kondisi, bukan hanya 1 kondisi saja seperti yang sudah dicontohkan diatas, kamu bisa gunakan else if() untuk menambah kondisi lain, seperti contoh dibawah.

<?php
$teman = "Tono";
if($teman == "Budi"){
echo "Budi adalah teman saya";
}elseif($teman == "Andi"){
echo "Andi adalah teman saya";
}else{
echo "Kamu siapa ya?";
}
?>

Menurut kamu alur logika diatas akan menampilkan apa ya di browser kamu? , coba sendiri dan bermain lah dengan fungsi IF ELSE ini, contohnya kamu bisa membuat permainan suit (batu, gunting, kertas).

Semakin banyak kondisi yang kamu buat maka akan membuat lebih banyak alur logika yang akan kamu dapatkan. Fungsi if() dan else if() akan sangat sering kamu gunakan untuk membuat alur logika pada program yang akan kamu buat nantinya.

Share
Aslam Abdullah

Code Enthusiast

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!